Sabtu, 15 Mei 2010

Antara Harapan dan Keputus asaan


Apakah cinta itu..? kepada siapa cinta itu diberikan...? benarkah cinta itu untuk semua anak adam..?
pertanyaan- pertanyaan itu selalu muncul dalam benakku.
aku selalu memimpika cinta akan datang menghampiriku. bahagia rasanya jika orang yang kita cintai memiliki perasaan yang sama. setiap malam aku selalu membayangkan akan bertemu sesosok wanita yang selalu setia mendampingi dalam susah maupun senang.
semakin jauh ku berhayal, aku semakin tersadar bahwa itu adalah hal yang mustahil. kenapa orang lain bisa merasakan indahnya cinta bersama orang yang disayangi. sedangkan aku..?
aku hanya sesosok orang yang selalu terkucilkan ditengah-tengah para pecinta yang selalu berhias lentera kedamaian.
apakah aku harus menyalahkan takdir..?
sekian lama aku berdo'a semoga tuhan mengabulkan permohonan hambanya. tapi, sampai sekarang cahaya itu belum juga turun. lama sudah mendung menutupi hatiku. hujan di malam ini seakan menandakan asa yang takkan pernah terwujud.
sesosok wanita yang begitu mempesona tersenyum menggelitik hati.
yah..
memang baru seumur jagung aku mengenal dia. satu tahun setengah aku sempat bercanda gurau layaknya anak kucing yang berebut puting induknya. hubunganku begitu dekat sedekat jari tengah dan jari telunjuk.
yah, walaupun hanya sebatas sahabat. hari demi hari kulewati bersamanya. susah senang kulalui dengan penuh kegembiraan. bahagia karena aku bisa terus bersama.
hingga akhirnya, perasaan itu mulai berubah . menjelma menjadi benih-benih cinta.
setiap malam aku selalu membayangkan wajahmu.
malam ini, hujan turun begitu lebat..
hawa dingin begitu menyayat hingga menusuk tulang. dalam kesendirianku tiba-tiba kau datang dengan melemparkan senyum manis dari bibirmu yang merah semerah delima. ku sapa dirimu bermaksud menungkapkan perasaan yang membumbung tinggi. tapi, kau hanya terdiam dengan senyum yang tak berubah. ku dekati dirimu, tapi kau semakin menjauh namun dengan senyum yang sama.
semakin lama, semakin tersadar ternyata itu hanya fatamorgana belaka yang mencoba menipuku.
kenapa aku harus mengalami kehidupan yang begitu sakit. menjalani hidup tanpa warna-warni cinta seperti orang lain.
biarlah ini menjadi cerita cinta yanga akan selalu ku kenang dan kusimpan jauh ke dalam lubuk hatiku.
bagaimana tidak, orang yang aku cintai ternyata sudah menemukan tulang rusuknya yang hilang.
selamat tinggal cinta...

1 komentar: